Kamis, 25 April 2013

Talk About Bully

Tadi pagi habis nonton film dokumenter tentang bully, dan jadi sedikit tau tentang apa itu bully? Yang bagaimana? Dan bagaimana mengatasinya.

Film ini juga berjudul Bully, difilm ini berisi tentang wawancara dengan korban bully, orang tua korban, guru, dan kegiatan sehari-sehari korban bully namun disini korban yg diwawancarai tidak hanya satu yg jelas lebih dari itu kalo tidak salah 5 korban, namun ceritanya berbeda-beda.

Yang pertama seorang anak berkaca mata yang lahir prematur tepatnya diminggu ke-24 saat ia dikandung padahal normalnya lahirnya bayi itu adalah mendekati 40 minggu massa kehamilan atau lebih dikit.

Dokter memvonis anak ini tidak dapat bertahan lebih dari 24 jam tapi ternyata Tuhan selalu punya jalan sendiri, ia kini berusia 13 tahun dan ia sehat seperti anak lainnya. Oh iya lupa nama anak ini Alex, ia masih sekolah dasar namu akan segera lulus dan masuk disekolah menengah.

Pada saat disekolah dasar inilah ia mendapatkan hal-hal yang tidak pantas diterima olehnya dan ini terjadi dinegara maju yang kita tau sangat superior. Jika dinegara maju saja ini bisa terjadi apalagi dinegara berkembang seperti kita ? Mungkin belum banyak kasus atau mungkin kita belum sadar kalo sebetulnya kita adalah pelakunya, korbannya atau penontonya.

Kembali lagi pada Alex, ia berangkat sekolah menggunakan bis sekolah bersama dengan temannya tapi ternyata didalam bis itu tidak ada satupun yang mau berteman dengan Alex sehingga untuk duduk saja Alex sulit mendapatkan kursinya.

Tidak hanya itu Alex juga kadang dipukul lengan,kepala dan lehernya juga terkadang dicekik oleh teman satu bus Alex dan yang paling parah Alex mengaku kepalanya pernah diduduki yap diduduki oleh temannya.

Ini terjadi setiap Alex pergi sekolah, belum lagi ejekan terhadap Alex, sesampainya disekolah terutama pada waktu istirahat, tidak ada satupun yang mau berteman dengan dia.

Diejek,mengalami penyiksaan tentu berat rasanya harus diuji secara fisik dan batin, tapi Alex hanya mengganggap mereka hanya berulah atau bercanda.

Ya mungkin itu kesalahan Alex membiarkan semua terjadi, selain itu ada juga anak perempuan dan ia menyukai sesama jenis karna hal itu ia dijauhi, disini aku bukan setuju dengan hubungan sesama jenis karna jelas agama saja sudah jelas melarangnya.

Namun yang ku maksud dimana kemanusiaan mereka? Menjauhi dia ? Padahal dia memiliki sikap yang baik, sopan dan kelainannya juga tidak menular menurutku, biarlah Tuhan menjalankan tugasnya bukan hak kita menghakimi mana benar dan salah dalam hal seperti ini.

Dan yang terparah dari bully adalah yang terjadi pada dua anak yg berumur antara 10-15 tahun kenapa dikatakan parah? Karna dua anak ini memilih bunuh diri karna tidak tahan atas ejekan, dan perlakuan yang tidak pantas diterima oleh mereka.

Ga kebayangkan orang tua korban gimana perasaannya tau anaknya bunuh diri karna dibully?
Yap itu tadi sedikit cerita tentang ringkasan dari film "Bully" jika ingin tau selengkapnya silahkan tonton saja.

Kesimpulannya Bully adalah penindasan yang dilakukan baik secara fisik atau secara mental. Bully biasa terjadi dalam bentuk ejekan, hinaan atau dipermalukan dimuka umum, dan tentu saja disiksa entah dipukul dicekek ataupun yang lainnya. Mengatasinya adalah dengan cara melawan bukan dengan cara yang sama tapi dengan cara yang lebih persuasif, beri tahu dia itu menyakiti orang lain jika tidak berhasil bicarakan ini kepada orang tua, guru, dan pihak terkait lainnya.

Terakhir jika ingin tau lebih jelas bisa kunjungi situs silentforthestand.com ini adalah situs yang dibuat oleh orang tua yang anaknya bunuh diri tadi untuk menyadarkan bahayanya bully dan mengajak kita melawan segala bentuk bully atau penindasan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar