Senin, 29 April 2013

AH SUDAHLAH!!!!!!

Akhir - akhir ini kepikiran kam... Ah sudahlah!
Terutama kalo lagi bengong atau bahasa bakunya melamun yang masih satu fam dengan melamin.

Setiap melamun pasti kepikiran kam... Ah sudahlah!
Tentang lagi ngapain kam... Ah sudahlah!
Sudah cebok apa belum, masih pendiam apa ngga? Terus masih suka sama ... Ah sudahlah!

Sudah berani nonton film hantu ga? Terus rumahmu masih di... Ah sudahlah!
Masih suka makan makan .... Ah sudahlah!
Terus katanya kamu mau ke ... Ah sudahlah!

Susah memang untuk marah sama kam... Ah sudahlah!
Mau ngapain aja tetap suk.... Ah sudahlah!
Ga tau kalo sebali... Ah sudahlah!
Rasanya terlalu se... Ah sudahlah!
Egoisnya aku sehingga ka...

AH SUDAHLAH!!!!!

Kamis, 25 April 2013

Talk About Bully

Tadi pagi habis nonton film dokumenter tentang bully, dan jadi sedikit tau tentang apa itu bully? Yang bagaimana? Dan bagaimana mengatasinya.

Film ini juga berjudul Bully, difilm ini berisi tentang wawancara dengan korban bully, orang tua korban, guru, dan kegiatan sehari-sehari korban bully namun disini korban yg diwawancarai tidak hanya satu yg jelas lebih dari itu kalo tidak salah 5 korban, namun ceritanya berbeda-beda.

Yang pertama seorang anak berkaca mata yang lahir prematur tepatnya diminggu ke-24 saat ia dikandung padahal normalnya lahirnya bayi itu adalah mendekati 40 minggu massa kehamilan atau lebih dikit.

Dokter memvonis anak ini tidak dapat bertahan lebih dari 24 jam tapi ternyata Tuhan selalu punya jalan sendiri, ia kini berusia 13 tahun dan ia sehat seperti anak lainnya. Oh iya lupa nama anak ini Alex, ia masih sekolah dasar namu akan segera lulus dan masuk disekolah menengah.

Pada saat disekolah dasar inilah ia mendapatkan hal-hal yang tidak pantas diterima olehnya dan ini terjadi dinegara maju yang kita tau sangat superior. Jika dinegara maju saja ini bisa terjadi apalagi dinegara berkembang seperti kita ? Mungkin belum banyak kasus atau mungkin kita belum sadar kalo sebetulnya kita adalah pelakunya, korbannya atau penontonya.

Kembali lagi pada Alex, ia berangkat sekolah menggunakan bis sekolah bersama dengan temannya tapi ternyata didalam bis itu tidak ada satupun yang mau berteman dengan Alex sehingga untuk duduk saja Alex sulit mendapatkan kursinya.

Tidak hanya itu Alex juga kadang dipukul lengan,kepala dan lehernya juga terkadang dicekik oleh teman satu bus Alex dan yang paling parah Alex mengaku kepalanya pernah diduduki yap diduduki oleh temannya.

Ini terjadi setiap Alex pergi sekolah, belum lagi ejekan terhadap Alex, sesampainya disekolah terutama pada waktu istirahat, tidak ada satupun yang mau berteman dengan dia.

Diejek,mengalami penyiksaan tentu berat rasanya harus diuji secara fisik dan batin, tapi Alex hanya mengganggap mereka hanya berulah atau bercanda.

Ya mungkin itu kesalahan Alex membiarkan semua terjadi, selain itu ada juga anak perempuan dan ia menyukai sesama jenis karna hal itu ia dijauhi, disini aku bukan setuju dengan hubungan sesama jenis karna jelas agama saja sudah jelas melarangnya.

Namun yang ku maksud dimana kemanusiaan mereka? Menjauhi dia ? Padahal dia memiliki sikap yang baik, sopan dan kelainannya juga tidak menular menurutku, biarlah Tuhan menjalankan tugasnya bukan hak kita menghakimi mana benar dan salah dalam hal seperti ini.

Dan yang terparah dari bully adalah yang terjadi pada dua anak yg berumur antara 10-15 tahun kenapa dikatakan parah? Karna dua anak ini memilih bunuh diri karna tidak tahan atas ejekan, dan perlakuan yang tidak pantas diterima oleh mereka.

Ga kebayangkan orang tua korban gimana perasaannya tau anaknya bunuh diri karna dibully?
Yap itu tadi sedikit cerita tentang ringkasan dari film "Bully" jika ingin tau selengkapnya silahkan tonton saja.

Kesimpulannya Bully adalah penindasan yang dilakukan baik secara fisik atau secara mental. Bully biasa terjadi dalam bentuk ejekan, hinaan atau dipermalukan dimuka umum, dan tentu saja disiksa entah dipukul dicekek ataupun yang lainnya. Mengatasinya adalah dengan cara melawan bukan dengan cara yang sama tapi dengan cara yang lebih persuasif, beri tahu dia itu menyakiti orang lain jika tidak berhasil bicarakan ini kepada orang tua, guru, dan pihak terkait lainnya.

Terakhir jika ingin tau lebih jelas bisa kunjungi situs silentforthestand.com ini adalah situs yang dibuat oleh orang tua yang anaknya bunuh diri tadi untuk menyadarkan bahayanya bully dan mengajak kita melawan segala bentuk bully atau penindasan.

Jumat, 05 April 2013

Durian Runtuh "mungkin"

Kemarin dapat sms isinya sebuah sapaan dari nomer yang tak tersimpan, bukan sengaja ga disimpan nomernya tapi emang kemaren ganti hp terus ga diback up wong nomer mama sendiri aja ga disimpan sampai sekarang.

Percakapan virtual pun berlanjut dan akhirnya tau who is that, she is that yes she is, aku kira kamu marah, ternyata tidak, oh bajingan memang aku, kamu bilang "kangen" aku senang ada yg ngangenin iyalah mbloo~

Padahal aku ini pelupa parah tapi yo kok iso ora lali karo kuwe piye? Ini postingan yg tertunda beberapa hari dan harus ku pendam didalam draft, bukan karna aku nda mau posting tapi kemaren baru dua paragraph aja muehehe

Berubah, semua berubah situasinya tidak seperti dulu ga tau kearah yang lebih baik atau makin buruk? Waktu, masih bergantung pada waktu semuanya menunggu waktu, yang jelas yakin aku yakin.

Masih berani? Pertimbangkan semuanya, pikirkan baik-baik, karna jika jadipun bukan berarti semua selesai hanya awal ingat itu hanya awal, mungkin aku yang nda tahan atau mungkin kamu yang nda tahan ditengahnya~

Selamat malam.

Senin, 01 April 2013

Fluktuasi

Aku kasian?
Iya, aku kasian sama diri sendiri bukan sama kamu itu intinya.
Mungkin aku manusia paling tolol, kejam, atau apalah kamu menyebutnya.
Dalam postingan ini ku anggap kamu sudah lupa semuanya, yang kamu bicarakan atau aku bicarakan.

Tapi aku tidak, aku masih ingat siapa yg mau nanam sapi eh sawi dibulan, aku masih ingat siapa yg tiap pesan es teh ga suka kalo kemanisan, aku masih ingat rambut mu terkena jus mangga, aku masih ingat waktu kamu nelpon minta ditemanin ngantar undangan, aku masih ingat siapa yang ketakutan lewat jalan gelap.

Dan dari semua yang ku ingat jelas kamu objeknya, aku bukan membiarkan semuanya hanya saja terlalu banyak yang bicara tak tau keadaanya, mungkin dari sisimu mereka tau, tapi mereka tidak tau yang aku alami setahun terakhir dan mereka tidak perlu tau memang karna ini urusanku saja.

Tidak, ini bukan luapan emosi, ini bisa jadi jawaban, bisa saja sebuah masalah baru, bisa saja jadi apa saja tergantung bagaimana kamu, aku, mereka dan siapa pun yg membaca.

Maaf, iya itu tujuanku menulis ini tapi tidak berharap mendapat maaf dari mu, itu terserah mu karna mengharapkan maaf sama saja menolong tapi minta imbalan, terserah kamu.

Aku memikirkan dan khawatir tentang kamu mungkin tidak setiap hari tapi ini sering terjadi, aku tau kita bertemu aku ingin menegur mu saat aku melihat mu, kamu malah tidak melihat ku. Bukan itu yg kupikirkan, aku tidak berpikir kamu sengaja tidak melihat ku, ku pikir kamu memang tidak melihat ku karna sedang ngobrol dengan teman mu, dan aku yang terlalu malu muncul dihadapan mu dan menegur mu setelah semua yang ku lakukan.

Mungkin aku sayang sama kamu, mungkin aku yang malam ini memikirkan mu, mungkin aku harusnya dari dulu sama kamu, mungkin semua terlambat, mingkin aku menjilat ludah ku sendiri, mungkin aku ini bukan laki-laki.

Marahlah sesuka mu, jauhi aku, dan mulailah tersenyum, percayalah kamu memang benar selama ini dan aku yang salah tidak mengetahui kalau aku sayang sama kamu.