Minggu, 09 Juni 2013

Kurikulum standart belajar mengendarai sepeda motor

Pernah ga belajar naik motor ? Mungkin waktu SD ? atau smp? Atau sma malah? 

Kenapa bahas ini? Soalnya kemaren waktu asik main badminton di gor sempaja ngeliat ada anak laki-laki didampingi ayahnya sedang belajar naik motor, selain itu bisa naik motor adalah salah satu hal kecil yang bisa mengubah dunia seorang remaja (apalah -_-) 

Oke kita bahas fase perfase  ( ini menurut yang aku terima waktu diajarkan dulu) 

1. Memanaskan mesin motor
Ya ini fase awal dari belajar naik motor biasanya sebelum ortu berangkat kerja kita yang disuruh manasin motor biasanya ini terjadi waktu kita SD dan menurut penelitian manasin motor waktu SD itu keren! 

Bayangin ya, didepan rumah dengan wajah natural baru bangun tidur berdiri disamping motor sambil mainin gasnya lalu teman kita lewat didepan rumah sambil bergumam dalam hati "keren banget dia manasin motor" oke next! 

2. Menstabilkan tarikan gas
Ya ini juga dipelajari ketika hendak belajar naik motor, agar jalannya lancar tidak sendat-sendat, stabil sehingga yang digonceng kelak (pacar jika tidak jomblo) merasa nyaman, aman dan mau digonceng lagi sama kita. 

3. Memasukan gigi atau perseneling
Karna ini kurikulum mengendarai motor yang baik dan benar berdasarkan tahun 0001 maka wajib mempelajari cara memasukan gigi karna pada waktu itu belum ditemukan technology matic.

Ada dua cara memasukan gigi : 
- untuk motor tanpa kopling caranya dengan mengurangi gas atau menurunkannya lalu masukan giginya (gigi motornya ya jangan gigimu yang kamu masukan).

- Untuk motor dengan kopling 
Caranya hampir sama hanya saja ditambah dengan menarik kopling dulu setelah menurunkan gas lalu masukan giginya. 

Itu tadi beberapa bocoran teknik untuk yang ingin belajar naik motor ini merupakan teknik yang dipakai oleh manusia pada "umumnya" amor bukan termasuk manusia pada umumnya. 

Jadi nikmatilah masa-masa dimana kamu naik motor dengan jalan sangat pelan dijalan lurus sambil menggonceng bapakmu atau teman mu mungkin sebagai instruktur, masa dimana berjalan lurus tanpa sepatah katapun yang keluar karna gugup takut jatoh. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar