Seperti biasa pada orang umumnya mematikan lampu kamar sehingga gelap kamarnya lalu kemudian terlelap tidur. Itu juga yang ku lakukan setiap malam entah kenapa sugesti dari mana tapi dalam gelap tenang itu selalu ada, fokus ku kembali seperti semula, bahkan kamu lebih jelas ku bayangkan tanpa cahaya yang menggangguku.
Tapi aku belum terlelap, aku masih sibuk membayangkan wajah itu, wajah tadi yang ku sebut "kamu", diselingi sebuah bayangan lain apa jadinya jika temanku tau aku membayangkan wajahmu? Pasti mereka tertawa, mengejek, dan menuduhku.
Tertawa karna lelaki yang merindu adalah lelucon yang pantas ditertawakan, mengejek karna lelaki harusnya "idaman" bukan "mengidamkan", menuduh karna lelaki membayangkan wanita sudah pasti menjadi kancing yang terlepas.
Biarlah mereka berpikir seperti itu mereka cuma tidak tau kalau aku membayangkan wajahmu berarti aku sedang mencari dimana letak hal yang membuatku tertarik sehingga waktu dimana aku harusnya terlelap malah ku pakai untuk membayangkan wajah tadi yang ku sebut "kamu"
Mereka tidak sadar kalau mereka juga melakukan itu karna mereka hanya sibuk melakikan diri mereka yang memang sudah pada dasarnya laki-laki.
Mereka tidak tau, aku sekarang membayangkan bagaimana wajah itu tersenyum, bagaimana wajah itu berkeringat, bagaiman wajah itu menangis, bagaimana wajah itu bisa hadir dalam gelapku?
Ah aku masih saja belum menemukan semua jawaban dari pertanyaanku tentang wajah itu, ini sangat membosankan tapi kulakukan setiap malam hingga akhirnya aku terlelap dan kembali bermimpi tentang wajah itu lagi.
Hey kenapa wajah itu juga hadir dalam mimpi ku? Tak bisakah aku tidak bertemu wajah itu ? Hingga akhirnya aku bangun dan tersadar "wajah itu hanyalah mimpi semata dan kenyataanya wajah itu bukan siapa-siapa"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar