Senin, 11 Maret 2013

Aku Bukan Garukhan

Kamu datang lagi kaya tukang tv kabel yang nagih bulanan kerumah cuma kamu datangnya bikin senyum-senyum sendiri kaya orang gila, iya orang gila aku bisa gila kalo berurusan dengan kamu, kamu kenangan dari mana? dari folder mana? tak banyak yang kita mulai tak tapi tak ada juga yang kita akhiri, kita menghilang dalam pacuan jarum yang berputar setiap hari. 

Apa yang ingin kita mulai sekarang ? Manis mana yang ingin kamu rasa kali ini? :) perkenalan kita bukan hal normal, dan memang jarang ku jumpai yang normal, tidak normal adalah normal di dunia ku, jadi manis normal tidak ada di dunia ku, memulai dengan normal tentunya juga tidak ada.

Aku ragu mungkin kamu juga, aku juga bertanya-tanya sama seperti mu, mungkin kamu tidak asing dengan ini "apa ini?" "mungkin?" "apa yang harus ku lakukan?" "apa tanggapannya?" sering ku jumpai yang seperti ini, jelas ini membingungkan tapi aku ingat kata god bless  jangan NATO (no action talk only) jadi sudah kah kita action? 

Aku bukan garukhan yang bisa nyanyi kuch-kuch hotahu dengan pedenya didepan mu secara tiba-tiba, jelas juga aku bukan leonardo de capmobil yang romantis (rokok makan gratis di kapal titanic) mungkin aku ini pohon yang dipakai oleh garukhan untuk menari yang hanya bisa diam depan mu. 

Semua itu bukan cuma aku tapi kamu juga karna itu ada kata "KITA" diantara dua manusia, jika aku dan kamu menggunakan kata "KITA" apa artinya aku dan kamu sudah menjadi "KITA"? jika aku dan kamu tidak menggunakan kata "KITA" apa artinya aku dan kamu menghindari "KITA" didalam obrolan aku dan kamu? 

Kamu bukan objek yang bisa ku ketik dan ku tuliskan ataupun ku ucapkan, kamu hadir dengan label tanpa penjelasan, kamu bukan seperti bom yang bisa dideteksi oleh alat yang bunyinya tiiiiit tiiiit tiiiit, kamu bukan juga kalimat bahasa inggri yang sering ku translete di google, aku buta tentang kamu, kita kenal tapi tidak kenal, kita berhubungan tapi tidak berhubungan. kita dalam keadaan normal tapi tidak normal, itu kita dan tanpa sadar ada kata "KITA" disaat aku buta tentang mu.

Aneh kamu hadir dengan label tanpa penjelasan tapi  6 paragraf tulisan ini jelas tentang kamu tapi tidak juga menjelaskan apa yang ku maksud dengan kamu sampai akhirnya aku tau kamu adalah angin yang ku rasakan menghantamku di dinginnya malam dalam perjalananku menuju hangatnya selimutku yang merasuki seluruh tubuhku maka dengan ini ku nyatakan AKU MASUK ANGIN.

Terakhir aku ingin memberi tahumu kalau aku akan merendahkan diriku dibawah laki-laki lain, yang terlalu anti mainstream di dalam kehidupan nyata, yang hanya berani melakukan ini jika dalam keaadaan 4 mata, dalam sepinya timeline, dalam sms, dalam telpon, karna takut dianggap ga laki atau mungkin susis, padahal kalo dianggap ga laki kan gampang tinggal minum yang jos-josan udah jadi laki langsung. jadi aku mau memberi tahumu kalo aku sayang sama kamu tapi nda pakai bodo soalnya ini bukan radith dan jani dan ku harap ini seterusnya.  




2 komentar: